>
Cinta itu tidak bisa di
renungkan..
Karena cinta berasal
dari hati..
Karena cinta
berbicara tentang
perasaan..
Tentang apa yang kau
rasa bukan apa yang
kau pikirkan..
Sedangkan
perenungan..
Berbicara tentang
pikiran..
Renungan bisa
dipikirkan…
Tapi cinta tak bisa…
Kita tak bisa bilang
“saya pikir saya
mencintai dia”
Adanya “saya rasa
saya mencintai dia”
Dalam masalah
cinta…
Pikiran dan perasaan
tidak bisa di campur
adukan…
Seperti air dan
udara…
Udara ada didalam air
tapi air tidak bisa ada
didalam udara.
>Perasaan & fikiran tentang cinta
>Love at first sight
>
Tak semua orang
percaya akan
kekuatan “cinta pada
pandangan pertama”.
Hal itu pasti dianggap
sebagai ketertarikan
sesaat saja. Namun
tak sedikit pula orang
yang berani
mengatakan bahwa
pasangannya saat ini
merupakan jodohnya
sejak pertama
bertemu. Darimana
sebenarnya keyakinan
ini berasal? Mengapa
kita bisa jatuh cinta
begitu cepat pada
seseorang?
Rasa tertarik yang
begitu cepat terjadi,
menurut Helen Fisher,
PhD, peneliti dari
jurusan Anthropologi,
Columbia University,
New York City, tak
lepas dari fenomena
ketertarikan instan
yang terjadi pada
binatang. Para
ilmuwan telah
merekam fenomena
ketertarikan instan ini
dalam ratusan
spesies. Dari
orangutan, babon,
berang-berang,
simpanse, anjing
eskimo, dan banyak
mahluk lainnya.
Gajah, misalnya,
melakukan gerakan-
gerakan seperti
melambai-lambaikan
kupingnya dengan
intens, atau
mengacungkan
belalainya tinggi-
tinggi, ketika
mengamati lawan
jenisnya.
Menurut Fisher,
manusia mewarisi
untaian otak ini
sehingga terjadi
ketertarikan instan,
atau yang kita kenal
dengan love at first
sight itu. Hasrat yang
spontan ini
disebabkan mamalia
hanya memiliki waktu
beberapa jam,
beberapa hari, atau
beberapa minggu,
untuk dibuahi. Mereka
tak ada waktu untuk
ngobrol dan
menyesuaikan diri.
Mamalia harus segera
bertemu untuk
menyalurkan hasrat
dan berkembang-biak
dengan cepat.
Pada manusia,
pertemuan pertama
memang memegang
peran penting, apakah
pertemuan
selanjutnya akan
terjadi lagi atau tidak.
Tanpa mengetahui
siapa sosok ini
sebenarnya, kita
cenderung akan
bergantung pada
kesan pertama saja.
Berdasarkan sepotong
informasi ini, kita lalu
membentuk opini
yang kuat mengenai
pria yang baru kita
temui, umumnya
dalam tiga menit
pertama saja.
Siapa yang jatuh cinta
lebih cepat?
Kecenderungannya,
pria jatuh cinta lebih
cepat daripada
wanita. Kemungkinan
hal ini disebabkan
sirkuit otaknya untuk
cinta romantis lebih
cepat dipicu oleh
obyek secara visual.
Tetapi kita bisa saja
berbicara beberapa
menit dengan
seseorang yang baru
kita kenal, dan segera
merasakan chemistry.
Setidaknya, tahu akan
ada chemistry
selanjutnya.
Apakah ini cinta atau
nafsu? Menurut
Fisher, dua jenis
perasaan ini
melibatkan jaringan
otak yang sangat
berbeda. Kita bisa
saja memiliki
keintiman fisik dengan
seseorang yang tidak
kita cintai, atau kita
bisa jatuh cinta berat
dengan seseorang
yang belum pernah
Anda cumbu. Namun
untaian otak ini bisa
saling memicu, dan
sesaat akan membuat
kita bertanya-tanya
apakah ketertarikan
ini murni fisik atau
tidak.
Penulis buku Why We
Love ini juga
mengatakan, kita
akan tahu apakah
hasrat kita adalah
cinta atau nafsu,
hanya dengan
menjawab pertanyaan
sederhana: “Berapa
kali dalam sehari
Anda
memikirkannya?”
Sebab, cinta romantis
akan menjadi obsesi.
Hal itu bisa terjadi
dalam sekejap, tetapi
ketika itu terjadi,
Anda tidak bisa
berhenti
memikirkannya.
Hasrat yang instan ini
kadang-kadang bisa
berlangsung dalam
beberapa tahun.
Kesimpulannya,
perasaan akan hasrat
romantis yang intens
bisa saja terbangun
dalam saat-saat
pertama Anda
menatap seseorang
yang memenuhi
konsep Anda
mengenai pasangan
yang sempurna. Saat
itu Anda mengalami
love at first sight.
>Bukan berarti tidak bisa disatukan
>
Konsep cinta antara
pria dan wanita
memang berbeda.
Namun, bukan berarti
tak bisa disatukan.
Karena sesungguhnya,
justru perbedaan itu
lah yang membuat
mereka saling
melengkapi.
Sejak kecil, kita sudah
diajarkan untuk
mengenal cinta,
walapun
penerapannya
berbeda setelah kita
menginjak dewasa.
Itulah sebabnya,
mengapa pengertian
cinta antara pria dan
wanita, pada akhirnya
juga berubah dan
berbeda. Nah, seperti
apakah perbedaan
cinta di mata pria dan
wanita?
Wanita:
cinta=perhatian
Pria:
cinta=kepercayaan
Salah satu tanda cinta
bagi wanita adalah
perhatian. Kita
senang memberi
sekaligus menerima
perhatian. Sekecil apa
pun perhatian yang
diberikan pasangan,
kita akan merasa
istimewa dan dicintai.
Misalnya, dikirimi SMS
setiap hari, meski
pesannya hanya
uapan selamat pagi
atau selamat tidur.
Sementara buat para
pria, yang menyamai
arti perhatian adalah
kepercayaan. Pria
menganggap jika
pasangan yang
dicintainya
memberikan
kepercayaan penuh
padanya, itu berarti
sang kekasih meyakini
bahwa ia telah
melakukan yang
terbaik bagi mereka
berdua. Para pria tak
suka dibanjiri SMS.
Apalagi jika pesannya
berisi, “Kamu di
mana?” Selain
mengganggu, pesan
ini seolah
menunjukkan kita tak
memercayainya.
Wanita: butuh
pengertian
Pria: butuh
penerimaan
Selain perhatian, hal
lain yang kita
butuhkan dalam
hubungan adalah rasa
dimengerti. Kaum pria
memang sulit
memahami kita.
Namun, mereka
punya cara untuk
mengatasinya. Banyak
pria diberi
kemampuan
mendengarkan keluh
kesah kita tanpa
menghakimi. Ia juga
dapat memeberikan
empatinya. Sikap pria
yang lebih mudah
memahami ini bukan
didapat dari
mengetahui pikiran
atau perasaan
seorang wanita. Ini
karena pria selalu
berusaha
mengumpulkan
makna-makna dari
apa yang dia dengar
dan dia lihat untuk
membenarkan apa
yang disampaikan
kekasihnya.
Sementara, wanita
yang kadang tidak
berdaya mengubah
kekasihnya akhirnya
dengan penuh cinta
menerima Si Dia apa
adanya. Dan, inilah
yang membuat pria
merasa bahagia dan
sangat dicintai.
Wanita: ingin
dihormati
Pria: ingin dihargai
Kita akan merasa
dihormati bila pria
menanggapi dengan
mengakui dan
mengutamakan hak-
hak, harapan dan
kebutuhan-kebutuhan
kita. Jika tingkah laku
Si Dia selalu
mempertimbangkan
pikiran-pikiran dan
perasaan kita, pasti
kita akan merasa
senang dan dihormati.
Betul, kan?
Sedangkan bagi pria,
penghargaan atau
dihargai merupakan
reaksi alami terhadap
perasaan didukung.
Jika usahanya
dihargai, pria akan
tahu bahwa usahanya
tidak sia-sia. Nah, hal
ini bisa mendorong
pria untuk bisa
berbuat lebih banyak.
Pria yang merasa
dihargai secara
otomatis lebih
bersemangat dan
terdorong untuk lebih
menghormati
pasangannya.
Wanita: butuh
kesetiaan
Pria: lebih butuh rasa
kagum
Diakui atau tidak,
ketika sedang jatuh
cinta kita selalu ingin
pasangan berada di
sisi kita, kalau perlu
24 jam penuh. Ini
menandakan kita
memang sangat
menginginkan dan
mengagungkan
kesetiaan. Nah, kaum
pria merasa bila si
pasangan mengagumi
dan menghormati
hak-haknya, dengan
ikhlas ia akan
membaktikan diri dan
menyanjung si
pasangan.
Sebaliknya, jika
wanita diperlakukan
sebagai sosok yang
terpenting dalam
kehidupan pria
tercintanya, maka
kita akan dengan
mudah memberikan
kekaguman pada
pasangan.
Wanita: mengharap
ketegasan
Pria: mengharap
persetujuan
Setiap pasangan yang
akan memulai
hubungan, biasanya
akan menunjukkan
sikap persetujuan dan
ketegasan. Sebagai
contoh, kita selalu
membutuhkan
ungkapan rasa cinta
dan sayang yang
diutarakan lewat
kata-kata. Kita
membutuhkan kata
“jadian” terucap
dengan jelas, tegas
dan langsung sebagai
bukti keabsahan
hubungan.
Sementara pria
merasa dengan kata
“mau”, atau
anggukan, atau
ungkapan persetujuan
lain dari kita sudah
cukup menunjukkan
bahwa kita bersedia
menjalin hubungan
bersamanya.
Nah, setelah pria
menerima persetujuan
yang dibutuhkan, dia
akan jadi lebih mudah
untuk menghargai
perasaan kita.
Sedangkan kita akan
merasa lebih dicintai
jika pria yang kita
cintai memberikan
pengasan secara
berulang.
>Pria, perlakukan wanita dengan baik
>
Ketika Aku
menciptakan langit
dan bumi. Aku
berfirman dan jadilah.
Ketika Aku
menciptakan pria,
Aku membentuknya
dan meniupkan nafas
kehidupan ke lubang
hidungnya.
Tetapi engkau,
wanita, Aku
menghiasmu setelah
aku meniupkan nafas
kehidupan ke pria
karena lubang
hidungmu terlalu
lembut.
Aku membiarkan pria
tertidur dengan
nyenyak sehingga Aku
dapat dengan sabar
dan sempurna
membentuk engkau.
Aku membuat pria
tertidur supaya dia
tidak dapat
mencampuri.
Dari satu tulang, Aku
menghiasmu. Aku
memilih tulang yang
melindungi kehidupan
pria. Aku memilih
tulang rusuk, yang
melindungi jantung
dan paru-paru dan
mendukungnya,
sebagaimana begitui
juga harus kamu
lakukan. Dari satu
tulang ini, Aku
membentukmu
dengan sempurna dan
cantik.
Sifatmu adalah seperti
tulang rusuk, kuat
tetapi lembut dan
mudah patah. Engkau
menyediakan
perlindungan untuk
organ paling lembut
dari pria, hati dan
jantungnya.
Jantungnya adalah
pusat dari
kehidupannya, paru-
parunya
menggenggam nafas
kehidupan.
Tulang rusuk akan
membiarkan dirinya
patah sebelum ia
mengijinkan
kerusakan terjadi
pada jantung.
Dukunglah pria
sebagaimana tulang
rusuk melindungi
tubuhnya.
Engkau tidak diambil
dari kakinya untuk
menjadi alasnya, tidak
juga diambil dari
kepalanya untuk
menjadi atasannya.
Engkau diambil dari
sisinya, untuk berdiri
di sebelahnya dan
dipeluk dengan erat.
Engkau adalah
malaikat-Ku yang
sempurna.
Engkau adalah gadis
kecilku yang cantik.
Engkau telah tumbuh
menjadi wanita yang
sempurna, dan mata-
Ku terpuaskan ketika
aku melihat hatimu.
Matamu — jangan
mengubahnya.
Bibirmu sangat cantik
ketika mengucapkan
doa. Hidungmu sangat
sempurna dalam
bentuk. Tanganmu
sangat lembut untuk
disentuh. Aku telah
memberi perhatian
pada wajahmu saat
engkau tertidur. Aku
menggenggam hatimu
dekat dengan-Ku. Dari
semua yang hidup dan
bernafas, engkau
adalah yang
paling mirip dengan
Aku.
Pria berjalan
bersamaku di hari
yang dingin dan dia
kesepian. Dia tidak
dapat melihat
ataupun menyentuh-
Ku. Dia hanya dapat
merasakan-Ku. Jadi
semua yang Aku ingin
Pria berbagi
denganku, aku
membentuknya di
dalam kamu.
Kekuatan-Ku,
kemurnian-Ku, cinta-
Ku, perlindungan-Ku
dan dukungan-Ku.
Engkau adalah
istimewa karena
engkau adalah
perpanjangan tangan-
Ku.
Jadi
Pria – perlakukan
wanita dengan baik.
Cintailah dia,
hormatilah dia,
karena ia lembut.
Menyakitinya, berarti
engkau menyakiti-Ku.
Apa yang engkau
lakukan kepadanya,
engkau melakukan-
nya kepada-Ku. Jika
engkau
menghancurkannya,
engkau hanya
menghancurkan
hatimu sendiri, hati
Bapa-mu….yang juga
hati Bapa-nya.
Wanita, dukunglah
pria. Dalam
kesederhanaan,
tunjukkan kepadanya
kekuatan perasaan
yang telah Kuberikan
kepadamu. Dalam
kesunyian, tunjukkan
kekuatanmu. Dalam
cinta, tunjukkan
kepadanya bahwa
engkau adalah tulang
rusuknya yang
melindungi tubuhnya. ‘
Jangan berani bicara cinta
Jangan pernah berani bicara tentang cinta. Bisa jadi dia sedang mengintip manja dengan rayuan yang melenakan atau menentramkan hidup yang tadinya berselimut duka. Tapi hati-hati. Sekali cinta berubah menjadi murka maka kecerahan yang dibawanya bisa remuk redam menjadi kegelapan yang mencekam dasn menjepitmu dalam bayang keputusasaan dan tenggelam perlahan.
Tenanglah sobat, kau tidak berakhir. Cinta tidak hanya ada dalam satu dimensi. Kita selalu mempercayai cinta hanya dalam dimensi manusia. Hingga akhirnya kita lupa cinta yang kekal. Dzat yang Maha Sempurna selalu mengirimkan petunjuk yang bisa menjadi cinta yang memabukkan bagi kita. Salahnya kita selalu hanya berpulang mengingat cinta kekal itu ketika cinta dari dimensi lain memudar atau menghilang dari harapan. Sungguh memalukan.
Jangan berani bicara cinta sobat. Ya, itu jika kau bicara dengan cinta dari dimensi manusia yang selalu mensyaratkan kesepakatan antar dua manusia dan seterusnya hingga akhirnya satu harapan ditumpuk oleh harapan lain hingga ada sebuah penjajahan yang diikhlaskan atas semuanya. Tapi cinta dalam dimensi yang kekal mendatangkan kebahagiaan karena akan adanya ketentraman atas segala kebaikan yang kita lakukan dengan iklhas karena cinta.
Ya, jangan berani bicara cinta jika kita masih bingung memaknainya. Jangan salahkan jika cinta dalam dimensi manusia menghilang dari pandanganmu karena cinta dalam dimensi kekal pasti sedang merencanakan sesuatu yang indah untukmu termasuk cintamu dalam dimensi manusia.
Pasrah, menjalani cinta segitiga yang indah

Jika cinta memanggilmu, pasrahlah. Total bagai sebuah biola yang bisa digesek-gesek sesukanya. Kalau tidak bisa sepasrah biola, maka egomu yang paling akhir menjadi penghalang terhadap Tuhanmu.
Itu adalah salah satu syair sufi yang sangat indah, yang menggambarkan betapa indah sebuah agama dalam mainstream cinta. Penuh kepasrahan yang setiap saat bisa memanggil-manggil manusia yang mau dan mulai melepas egonya secara fisik & non fisik.
Pasrah itu dalam bahasa Arabnya adalah Islam. Artinya seseorang yang beragama Islam ia sudah di masukkan ke dalam tungku untuk membentuk totalitas kepasrahan yang hanya di tujukan kepada Allah SWT dan mengakui Muhammad SAW adalah utusanNya.
Proses totalitas tersebut bisa di ibaratkan seperti menjadikan padi menjadi nasi. Ia ditumbuk dalam berbagai cara, tapi tumbukkan itu bukan untuk menghancurkan padi, tapi untuk menghilangkan kulit ari yang berupa madlmumah dalam hati. Setelah menjadi beras ia akan di bakar untuk menjadi nasi. Pada tahap inilah godaan (setan) yang akan menjadi penghalang terakhir, apakah ia akan matang atau gosong. Proses dari padi menjadi nasi ini adalah ibarat dari perjalanan hidup anak manusia. Untuk menjadi matang, manusia memerlukan sebuah totalitas. Ia adalah cinta. Karena hanya dengan cintalah sebuah kepasarahan akan total terbentuk tanpa memikirkan bagaimana proses cinta itu berakar dan menjadi tidak terasa.
Maka produk dari karakter pasrah (Islam) itu adalah indah, terus mekar, mengalir dan terus berproduksi. Hasilnya Islam sebagai agama cinta, penganutnya punya karakter give & give, cinta damai, santun, tidak suka marah pada kelompok yang punya keyakinan beda dan mengajak pada kebaikan.
Salah satu produk kepasrahan (Islam) yang berakar dari cinta adalah keikhlasan. Ikhlas itu ibarat pohon yang mengekspresikan kecintaanya kepada Tuhan dengan terus memproduksi buah. Seperti juga gandum yang dibersihkan kulitnya, ditumbuk menjadi tepung lalu diadoni dan di masak menjadi roti. Gandum tidak berpikir untuk siapa roti itu dipersembahkan, tapi gandum tetap saja mau menjalani semua proses untuk menjadi sebuah roti.
Ikhlas sebagai wujud kepasrahan total, perilakunya give & give. Karena itu wujud dari keikhlasan adalah kebahagiaan. Dan kebahagiaan yang paling besar adalah yang di rasakan oleh orang yang merasa bahagia saat memberi bukan saat menerima.
Seperti Kanjeng Rasulullah SAW. Meski sosok beliau sudah diberi keistimewaan olah Tuhan, ia tetap menjalani hidupnya secara pasrah dan total kepada penciptanya.
Maka dalam perjalanan cinta segitiga ini, para ahli sufi berkata: pasrahlah pada penciptamu dan cintailah sosok yang bibirnya telah membawa pesan-pesan Tuhanmu. Karena dalam kepasrahan (Islam), manusia bisa berbuat apa saja dalam bingkai Allah SWT, Muhammad SAW dan manusia sendiri.
Why love is blind? Harusnya melek…!

Pada masa dulu, sebelum dunia diciptakan seperti yang kita kenal sekarang, dan manusia belum lagi menginjakkan kakinya di sana, semua sifat kebaikan dan kejahatan berkeliaran tak tentu arah dan merasa bosan, tak tahu apa yang hendak dilakukan.
Suatu hari, mereka berkumpul dan merasa lebih bosan lagi daripada sebelumnya, sampai ketika Kecerdikan mengemukakan usul :”Mari kita bermain petak umpet.” Mereka semua menyukaiide tsb, dan secara tiba2. Madness/Kegilaan berteriak: “Aku ingin menghitung, biar aku saja yang menghitung!”
Dan karena tidak ada yang cukup gila untuk ingin mencari kegilaan, semua yang lain setuju saja. Kegilaan segera bersandar kepohon dan mulai menghitung, “Satu, dua, tiga…”
Sementara Kegilaan menghitung, semua sifat kebaikan dan kejahatan tsb bersembunyi. Kelembutan menggantung dirinya di ujung bulan, Pengkhianatan bersembunyi di tumpukan sampah. Kasih sayang bergulung di antara awan, dan Nafsu Kegairahan pergi ke tengah2 bumi. Kebohongan berkata akan bersembunyi di bawah batu, tapi ternyata justru bersembunyi di dasar danau. Sementara itu, Ketamakan masuk ke dalam kantung yang kemudian ternyata dirobeknya karena kantung itu dirasanya tidak nyaman.
Dan Kegilaan masih terus menghitung, “Tujuh puluh sembilan, delapan puluh, delapan puluh satu…” Ketika itu, semua sifat tsb telah bersembunyi — kecuali Cinta. Seperti Keragu -raguan, demikianlah cinta, dia tak bisa memutuskan kemana harus bersembunyi.
Dan ini tentu tidak mengejutkan karena kita semua tahu betapa sulitnya menyembunyikan cinta. Pada saat Kegilaan sampai pada hitungan ke-99, Cinta segera melompat bersembunyi ke kebun bunga Mawar. Dan dengan bersemangat Kegilaan berbalik dan berteriak, “Bersiaplah, ini aku datang! Akan kutemukan kalian semua”
Kemalasan adalah yang pertama ditemukan, karena dia bahkan tidak punya energi untuk mencoba bersembunyi, disusul oleh Keragu-raguan, yang masih mondar-mandir karena tak tahu ke mana harus sembunyi.
Kemudian, secara hampir beruntun Kegilaan segera menemukan Kelembutan di ujung bulan, Kebohongan didasar danau dan Gairah di tengah2 bumi. Satu persatu Kegilaanmenemukan mereka semua, kecuali lagi2 Cinta. Kegilaan mulai menjadi semakin gila, karena putus asa untuk menemukan Cinta.
Tapi Kecemburuan yang iri pada Cinta yang belum juga ditemukan, berbisik pada Kegilaan, “Kau hanya perlu mencari Cinta, dan dia bersembunyi di semak bunga Mawar.” Kegilaan mengambil garpu taman dan menusuk2annya serampangan kearah semak Mawar. Dia terus menusuk nusuk sampai terdengar suara tangis memilukan yang membuatnya berhenti. Cinta keluar dari persembunyiannya sambil menutup mukanya dengan tangan. Di antara jari -jarinya mengalir darah segar yang ternyata berasal dari kedua belah matanya.
Kegilaan yang terlalu bersemangat untuk menemukan Cinta, tanpa sengaja telah melukai Cinta. “Apa yang telah kulakukan!” teriaknya menyesal. “Aku telah membuatmu buta! Bagaimana aku harus memperbaikinya?” Cinta menjawab, “Kau tak mungkin memperbaikinya. Tapi kalau kamu bersedia melakukan sesuatu untukku, kamu bisa menjadi penuntunku.”
Dan semenjak itulah, Cinta itu buta namun dia bisa melihat dalam kegelapan, karena dia selalu didampingi oleh Kegilaan.
Kadeudeuh? Nurut wae lah…!

Menurut aq :
Cinta itu memang harus dijaga.
Cinta itu juga harus dirawat.
Dan juga kalau perlu cinta pun harus diberi makan ataupun minum.
Cinta itu bagaikan sebuah tanaman yang tumbuh atas peliharaan pemiliknya.
Cinta itu suci,namun hanya sementara.
Cinta itu polos,tak mengenal istilah-istilah yang asing.
Cinta itu memang selamanya akan kita miliki,sebab tanpa cinta rasanya sangat tawar.
Cinta itu mengisi satu sama lain dalam keadaan apapun,yang kuat mengisi yang lemah,yang dua mengisi yang satu,yang senang mengisi yang sedih,yang bangun mengisi yang jatuh,yang sembuh mengisi yang sakit.
Cinta itu tidak harus saling memiliki,kita pun bisa bahagia jika seseorang yang kita sayang itu pun bahagia,namun sangat sulit untuk kita lakukan.
Cinta itu bisa sejati apabila ada kepercayaan antara yang satu dengan yang lain.
Cinta itu murni,seperti hati yang bersih dan tidak ada bekas sedikit pun.
Cinta itu emas,yang sangat berharga dan tak terhingga pula harganya,tidak dapat dibeli dengan uang yang berjuta-juta bahkan bermiliar-miliaran banyaknya.
Cinta itu biasa dilakukan oleh dua orang yang berpasangan antara laki-laki dan perempuan,dengan menjalin suatu hubungan yang bisa disebut “PACARAN”.
Cinta itu selalu mengisi hari-hari kita,sehingga terjadi suatu kebahagiaan yang sejati dan damai.
Cinta itu tidak memandang harta,tidak dilihat dari kaya atau miskinnya,tapi dari ketulusan cinta antara kedua-duanya.
Cinta itu segalanya bagi hidup kita.
Cinta itu tidak memandang fisik,baik mental maupun spiritual,karena cinta itu muncul dari hati sehingga adanya hasrat untuk bersatu.
Cinta itu setia,yaitu setia setiap saat dalam keadaan susah maupun senang selalu bersama.
Memang kadang cinta tak adil,dan mungkin ada yang membenci cinta karena patah hati sehingga hancur lebur hatinya.Sangat sulit untuk melupakan orang yang kita sayang,kebanyakan orang menemukan satu cara untuk mengobatinya yaitu dengan mencari PACAR baru.tetapi jika tidak diobati apa jadinya?pacar lama sedih,sakit hati,lebih baik diobati dengan mempertimbangkan suatu keputusan agar tidak terjadi cinta yang hancur.
Mnurut qm gmna ?
Kisah apa ya?

Pernah ada satu kisah seorang gadis yang membenci dirinya sendiri bahkan semua orang yang disekelilingnya dia benci, kecuali kekasihnya yang selalu setia menemani dan memberikan dorongan semangat untuk hidup. Sebenarnya gadis itu cantik kekurangan yang ada dirinya cuman satu karena kedua matanya tidak bisa melihat. Dalam keseharian dirinya selalu meratapi hidupnya.
Namun gadis itu sangatlah beruntung memiliki pujaan hati yang cukup sabar mendengar segala keluh kesahnya bahkan mampu menghibur dan membuatnya tersenyum. Kecintaan pada gadis itu bahkan dibuktinya dengan melamar tetapi sang gadis rela dinikahi bila sudah dapat melihat dengan sempurna.
Doa gadis itu akhirnya terkabul. Ada seseorang yang bersedia mendonorkan matanya. Betapa bahagia dirinya begitu menyaksikan dunia baru yang indah dan penuh warna. Kekasihnya juga ikut bahagia merasakan kegembiraan. Dia segera menagih janji gadis itu.
‘Sekarang dirimu sudah bisa melihat dunia, Apakah kamu mau menikah denganku?’ tanya sang kekasihnya.
Gadis itu terguncang disaat melihat kekasihnya ternyata buta. Gadis itu kecewa dan menolak untuk menikah dengan pujaan hatinya yang buta. Sang kekasihnya dengan air mata yang mengalir, hatinya bagai tertusuk sembilu kemudian meninggalkan pesan disecarik kertas.
‘Kekasihku, tolong jaga baik-baik mataku!’
Pesan kisah diatas memperlihatkan bahwa disaat status sosial kita berubah menjadi lebih baik seringkali berubah pula gaya hidup kita, hanya sedikit orang yang ingat akan kehidupan sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat siapa sebenarnya sahabat sejatinya. Sahabat yang telah menemaninya dalam suka maupun duka, dalam tangis dan tawa, begitu sudah menjadi orang sukses, kita mudah sekali melupakan sahabat sejati yang telah menemani dalam perjalanan hidup kita.
Mungkin kita tidak suka!
Cinta memang buta karena terkadang pasangan kita melakukan sesuatau yang tidak disukai, namun kita menerima perilakunya apa adanya yang penting dia tetap sayang dan cinta kepada kita. Sebagai pacar yang baik, kita sebaiknya memahami dan menghormati pasangan kita, karena lama-lama kesabaran dia akan habis setelah menikah kelak sehingga menimbulkan berbagai permasalahan.
Jika kita cinta dia maka kita harus memahami dirinya dan berusaha sekuat tenaga untuk melakukan hal-hal yang disukai pasangan kita dan tidak melakukan apa-apa yang tidak disukai. Jangan sampai kita tidak sadar bahwa apa yang biasa kita lakukan ternyata mengecewakan dan melukai hatinya. Buatlah dia bahagia agar di masa depan anda berdua bisa terus berbahagia.
Beberapa Hal Yang Dibenci Orang Dari Pacarnya/Pasangannya (Suami/Istri) :
- Berbohong, Bekhianat & Tidak Setia (Selingkuh)
- Fisik dan Sifat Kurang Bagus dan Tidak Menjaga Penampilan
- Punya Kebiasaan Buruk dan Kebiasaan Bodoh
- Otoriter, Emosional dan Egois
- Miskin, Pelit, Matre dan Boros
- Tidak Bertanggung Jawab dan Tidak Bisa Diandalkan
- Suka Sibuk Sendiri (Kurang Kasih Sayang dan Waktu)
- Sakit-Sakitan (Fisik dan Mental)
- Kurang Romantis
- Mengajak Berbuat Yang Menurut Salah
- Kurang Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan YME
Wallahu ‘alam bishowab…