
Semoga,
sayap patahku
cukup menghangatkan pangeran hati
Yang melambungkan bahagiaku,
meneduhkan di saat diri telah merapuhKini kumengerti arti penantian
memahami makna gelombang sebelum daratansaat ksatria kejora memanah mendung di angkasa
derai tawaku menjadi bintang di langit terang
binar mataku cahaya di jiwanya
dia labuhan hatiku
Labuhan hatiku
Rasa cintaku mengalahkan sakit hatiku
Seribu hari tak kutemui senyummu
Ada gejolak yang mengunci makna
Mengiris tanda tanya dibathin sunyi
Inikah jejak rindu yang kau tebarkan
Hingga ku rasa cinta dan luka
Seribu hari tak kutemui senyummu
Rasa hati gelap seluas mendung
Dan tiupan angina terbangkan bayangmu
Hilang meninggalkan wangimu
Melintas diantara luka yang tertinggal
Sisakan seribu senyummu
Membekas darah beku dihati…..
Karena apa?
Jangan engkau mencintai manusia karena keindahan dirinya…
karena kau akan terluka dan kecewa…
tapi jika engkau cinta karena Allah…
maka Allah akan menjaga cinta mu
(Pesan dari sahabat ku) “Jadikanlah hari-hari mu lebih berarti” Ingat!! Hidup hanya sekali, jangan sampai kau sesali… ^^belajar dari pengalaman, jangan jadikan diri ini manja dan diperbudak oleh kemalasan, usaha yang keras dan disiplin, karena keberhasilan bukan didapat dari kemalasan melainkan kerja keras, klo memang diri anda mampu mengapa harus mengandalkan orang lain^^ Sebelum anda meluruskan orang lain, luruskan dulu diri anda. Sudahkan anda melakukannya?? “Do it now, don’t look busy no thing”
———
SAYA INI SEDANG FUTUR
saya ini sedang futur
baca qur’an enggan, nonton tv doyan
baca qur’an nggak berkesan, nonton sinetron dan cek & ricek malah
ketagihan
nonton bolapun ngga pernah keinggalan
saya ini sedang futur
jarang baca buku dan majalah islam
lagi demen baca komik sinchan dan detektif conan
saya ini sedang kalah
perhatikan sikap saya
yang mudah menyerah dan putu asa
yang inisiatifnya lemah cuma bisa nunggu perintah
yang mudah marah belum bisa ramah
yang merasa tidak dibutuhkan karena kurang mendaat perhatian
saya ini sedang ftur
hanya bisa berkata tanpa bisa membuktikan
hanya bisa berjanji tanpa usaha menepati
saya ini sedang futur
tak lagi pandai menjaga pandangan
sering curi-curi pandang
MUDAH TERSERANG VIRUS CINTA
apalagi sama PARTNER DAKWAH SAYA
akhirnya meupakan hakikat cinta yang sebenarnya
saya ini sedang futur
walau takut azab, tak pernah sekali terisak
malah senangnya terbahak
saya ini sedang futur
malas berdoa
maunya pasrah tanpa usaha
saya ini sedang fuur
lihat perus saya makin membuncit
karena junkfood serta pangsit
saya ini sedang futur
tak lagi pandai bersyukur
sudah mulai tidak jujur
senang disanjung dikritik murung
saya ini sedang futur
malas ngurusin keluarga
rajin menggunjing keluarga
sedikit sekali muhasabah
senang sekali menggibah
Saya ini sedang futur
terbukti dengan ogah-ogahan datang ke pengajian tiap pekan
dengan alasan klasik,
kuliah-lah, kerja-lah, lelah-lah, cape-lah, sibuk-lah, ini-lah, itu-lah
Saya ini sedang futur
Jarang baca buku tentang Islam
lagi demen baca koran
dulu tilawah tidak pernah ketinggalan
sekarang satu lembar sudah lumayan
tilawah sudah tidak lagi berkesan
nonton bola ketagihan
bahkan sampe lewat tengah malam
tahajjud?? wassalam
Saya ini sedang futur
mulai malas sholat malam, jarang ber-tafakkur
ba’da shubuh, kanan kiri salam
lantas kembali mendengkur
apalagi waktu libur sampai menjelang dzuhur
Saya ini sedang futur
sedikit dzikir kebanyakan tidur
belajar ngawur ibadah pun hancur
shohib-shohib kaga ada yang negur
Saya ini sedang futur
hati beku otak ngelantur
mikirin orang se-dulur
diri sendiri kaga pernah ngukur
ente tau-lah ane sekarang
seneng duduk dikursi goyang
perut kenyang hati melayang
mulut sibuk ngomongin orang
aib sendiri ga kebayang
ente tau ane bengal
bangun malam sering ditinggal
otak bebal banyak menghayal
udah lupa yang namanya ajal
ente tau ane begini
udah sok tau, senang dipuji
ngomong sok suci kaya ‘murabbi kaga’
ngaca diri sendiri
ente tau ane gegabah
petantang – petenteng merasa gagah
diri ngaku ikhwah
kalo mo’ muhasabah
diri itu ga beda sama sampah
ente tau ane sekarang
udah kalah di medan perang
ane pengen pulang ke kandang
ke tempat ane dulu datang
saya ini sedang futur
tak lagi pandai bersyukur
senang disanjung
dikritik murung
Saya ini sedang futur
malas ngurusin da’wah
rajin bikin ortu marah
sedikit sekali muhasabah
sering sekali meng-ghibah
ya, saya memang sedang futur
mengapa saya futur ??
mengapa tidak ada satu ikhwah pun
yang menegur dan menghibur ??
kenapa batas – batas mulai mengendur ??
kepura-puraan, basa-basi kelakuan makin subur ??
kenapa diantara kita sudah tidak jujur ??
kenapa ukhuwah diantara kita sudah mulai luntur ??
kenapa diantara kita hanya pandai bertutur ??
ya Allah berikan hamba -Mu ini pelipur
agar aku tak semakin futur
apalagi semakin tersungkur
ikhwahfillah…
ukhuwah adalah implementasi dari iman dalam hati…
jika ukhuwah itu rusak,,
kita yakin bukan ukhuwah kita yang bermasalah
tapi karena iman-iman kitalah yang sedang babak belur…
“bersegeralah menuju ampunan Allah”
YA ALLAH, DZAT YANG MAHA MEMBOLAK-BALIKAN HATI,
DAN PENGLIHATAN, TETAPKANLAH HATIKU DIATAS AGAMAMU
YA ALLAH, SESUNGGUHNYA AKU BERLINDUNG KEPADA-MU
DARI KELEMAHAN DAN KEMALASAN DARI SIKAP PENGECUT TUA RENTA DAN KIKIR.
YA ALLAH, AKU BERLINDUNG KEPADAMU DARI SIKSA KUBUR DAN DARI FITNAH
WAKTU HIDUP
ATAUPUN KETIKA MATI
YA ALLAH JADIKANLAH AMALANKU ADALAH KARENA ENGAKU,
JANGAN JADIKAN IA KARENA SESEORANG………
Cinta memang aneh
Cinta yang tak pernah habis untuk dibicarakan, entah berapa ribu bahkan jutaan kata-kata mutiara tentang cinta untuk diucapkan, direnungkan, dikhayalkan, namun belum tentu bisa direalisasikan. Entahlah, cinta memang aneh dan bisa diungkapkan dengan kata-kata mutiara cinta sesuai dengan situasi dan kondisi. Kumpulan kata-kata mutiara cinta dibawah ini mungkin bisa memberi inspirasi bagi anda untuk mengungkapkan betapa dalam cinta anda pada si dia.
Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan.
Yang buta adalah bila cinta itu menguasai dirimu tanpa suatu pertimbangan.
Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka,
bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merasa rindu dan cemburu.
Cinta bukanlah dari kata-kata tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan.
Tangisan juga bukanlah pengobat cinta karena ia tidak mengerti perjalanan hati nurani.
Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir.
Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.
Cinta pertama adalah kenangan, Cinta kedua adalah pelajaran, dan cinta yang seterusnya adalah satu keperluan
karena hidup tanpa cinta bagaikan masakan tanpa garam. Karena itu jagalah cinta yang dianugerahkan itu
sebaik-baiknya agar ia terus mekar dan wangi sepanjang musim.
Kecewa bercinta bukan berarti dunia sudah berakhir. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu
yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu
sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa kekecewaan itu.
Hanya diperlukan waktu semenit untuk menafsir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan
sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.
Hidup tanpa cinta sepeeti makanan tanpa garam. Oleh karena itu, kejarlah cinta seperti kau mengejar waktu dan apabila kau sudah mendapat cinta itu, jagalah ia seperti kau menjaga dirimu. Sesungguhnya cinta itu karunia Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam sebuah percintaan, janganlah kamu sesali perpisahan tetapi sesalilah pertemuan.
Karena tanpa pertemua tidak akan ada perpisahan. Menikahlah dengan orang yang lebih mencintai diri kita
daripada kita mencintai diri orang itu. Itu lebih baik daripada menikahi orang yang kita cintai tetapi tidak menyintai
diri kita karena adalah lebih mudah mengubah pendirian diri sendiri daripada mengubah pendirian orang lain.
Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukanlah dari pemberian semata.
Ibaratkalah kehilangan cinta itu seumpama hilangnya cincin permata di lautan luas yang tiada bertepi dan harus dilupakan.
Cinta tidak selalu bersama jodoh, tapi jodoh selalu bersama cinta.
Kata pujangga ; Cinta letaknya di hati, meskipun tersembunyi, namun getarannya jelas sekali. Ia mampu mempengaruhi fikiran sekaligus mengendalikan tindakan kita sehingga kadangkala kita melakukan hal terbodoh tanpa kita sadari.
Cinta dimulai dengan senyuman, tuumbuh dengan dekapan dan seringkali berakhir dengan air mata.
Gadis manis

Cintaku jauh disana
Gadis manis, sekarang lagi sendiri
Kini hari berlalu perlahan tanpamu disisi
Rambutnya yang panjang, yang pernah kubelai
Matanya yang indah, menusuk sepi
Kini wajah manisnya membelit rinduku
Rindu itu bagaikan bayangan
Wajah – wajah, tiba -tiba menyapa dalam diam
Lalu akupun menjadi semakin rindu
dihati kutulis kerinduanku
tentang kesetiaan dan ketulusan
tentang kesabaran dan pengharapan
milik cinta yang lembut dan setia
tak usah pendamkan rasa
dalam mencari saat bahagia
kalau sampai waktuku nanti
aku pasti kembali
untuk mempertanyakan lagi cintamu
bukan untukmu, bukan untuk siapa – siapa
tapi untuk diriku sendiri
karena aku sayang kamu
Hanya kerinduan, aku yang rindu

saat kau jauh dari mataku
aku merasa segalanya telah terbawa
oleh sejuta prasangka yang kian
terasa bahwa saat ini aku rindukan kamu
aku mengerti arti kerinduan ini
dan aku mengerti pula akan cinta ini
tetapi apakah kau merasakan
seperti yang aku rasakan saat ini
Ketika aku rindu
Inginku teriak
Inginku berkata “tidak”
Tapi hatiku berontak
Ketika aku rindu
Inginku terbang
Tapi sayapnya tlah hilang
Ditelan malam yang kelam
Ketika aku rindu
Inginku menangis
Tapi air mataku tlh habis
Ketika aku rindu
Inginku tertawa
Tapi hatiku terluka
Egokah aku…?
Sempurnakah aku…?
Hatikupun berkata “tidak”
Ketika rindu menderu
Ketika rindu menggebu
Ketika rindu menjemputku
Ketika rindu mengalun syahdu
Diiringi nyanyian yang menyentuh ruang kalbu..
Tiba-tiba…..
Rindu itupun..terhempas…terenggut…tercabut…
Terkulai..tak berdaya tak bisa apa-apa..
Biarlah rindu itu membelenggu
Biarlah rindu itu membeku
Biarlah rindu itu membisu
Biarlah rindu itu berteman dengan waktu
Entah sampai kapan
Tak seorangpun yang tahu
Tidak juga kau wahai bidadariku

Tak mampu bibir ini berucap
Sejuta kata untukmu,
Dan tak mampu hati ini
Meluahkan selautan rasa di hati ini,
Begitu besar badai rinduku untukmu sahabatku…
Tapi malam ini
Qu hanya bisa berucap “good night and happy nice dream”
Moga esok mentari masih bersinar saat kita meraih impian itu….
Sebuah kisah…
Takdir 2 umat manusia..
Bertemu tidak dapat saling memandang..
Dekat tidak dapat saling meraba..
2 Dunia berbeda..
Apa yang di hirup..
Apa yang berdegup..
Tubuh yang tampak..
Sebuah cinta..
2 Anak manusia itu
terpisah karena waktu
berdiri menunggu keajaiban
dengan berjuta harapan..
Pemandangan yang menganaskan..
Jadilah ia iblis kecil yang menangis..
dengan seribu kata terkutuk
Menjadi hakim atas kehilangannya
dan… itulah…
kisahku..
2 Anak munusia terpisah
takdir,ruang,& waktu
bertemu saat mata tertutup lelah.
Bercumbu di saat dunia menjadi maya
& di saat tersadar
itulah yang diketahui
Everything is gone
Everything is changes
Rest In Peace
My Love

Tentang kita dan romansa perjalanan cinta
Memang cerita kita tak sempurna
membuat Nurani didinding hati retak ternoda
Di sini telah ku tulis Berjuta Puisi
Selalu kulukis engkau dalam tidurku
Lewat beragam bunga tidur yang selalu menemaniku
Lewat semua kisah tentangmu, Lewat semua mata hatiku
Tanpa peduli kata hatiku yang selalu merindu dirimu
Ada denting nada luka sebuah simponi
melarut aku dalam dawai lagu indah mu
Yang mengalun sepi di relung hati
bila indahmu hadir menggoda kalbu nan membiru
Saat kutapaki jalan itu
Alun kidung rindu yang tercipta
Semua tentang kamu, hanya kamu
Kumimpikan kau dan aku menyatu
Cinta manis indah, menusuk sepi
dihati kutulis kerinduanku padamu
Karena aku mencintaimu sepenuh hati
Dan Kutitipkan hatiku padamu selalu
kekasih sejati untuk cinta ku
selalu mata ku melihat kebencian
dalam sepanjang jalan
yang bertaburan di dalam lukisan
mengubur semua kenangan
tak pernah berfikir ini anugrah
tak terbayang ini sebuah bencana
ini bukan cerita dalam kertas
melainkan air mata dalam sebuah gelas
yang terbendung dalam sebuah ruangan
yang melawan tabir dalam sebuah impian
tak terlepas dalam goresan kisah hidup
yang menaungi cerita malam yang kelam
cermin mentari datang tak berarti
semua tlah pergi….
melainkan berhenti sejenak
tersembunyi dalam benak….
tempat ku berdiri…
menjadi saksi…
hidupku kini….
yang tak pernah mati..
yang akan ku raih apa
yang ku ingin milki itu anugrah ku
yang ku impikan itu keyataanku yang ku nanti di sini….

dari waktu yang beku
kukirim padamu
seikat kata yang tak seperti dulu
angin bertiup terlalu kencang
lebah sudah terlalu asyik menghisap
dan hujan tak lupa dengan setia
mengirim jarum-jarum patah
menghapus hampir semua jejak langkah
daun-daun hijau itu berguguran
menyusul kelopak-kelopak yang berjatuhan
ke tanah basah akhir segala cerita
dari waktu yang beku
tetap kukirim untukmu
seikat kata yang tak seperti dulu
Aku belum percaya
Saya percaya Tulus itu ada
Telah banyak bukti diperlihatkan
Telah banyak kisah diperdengarkan
Mereka menikmati indahnya Ketulusan
Merasa beruntung juga bahagia
Tapi maaf
Saya belum percaya ada hal seperti itu tuk saya
Hal yang disebut Tulus.
Saya percaya Cinta itu ada
Sudah banyak realita dihadapkan
Sudah banyak Cerita dibacakan
Ada yang bahagia hingga akhir
Ada Juga yang terpisah tapi dipertemukan di ujung jalan
Tapi maaf
Saya belum percaya ada hal seperti itu tuk saya
Hal yang disebut Cinta
Entah karena banyaknya tuntutan
Entah karena besarnya perasaan
Bisa juga karena terlalu ingin beri yang terbaik
Akhirnya saya malah hanya diberi gelar
Manusia terlalu peka
Manusia sangat perasa
Manusia Munafik
dan itulah saya, kata mereka
Saya percaya
Tulus itu ada
Cinta itu ada
Hanya saja,
Saya belum percaya
semua itu ada untuk saya
Belum pernah ada, untuk Saya.
Tak lagi berguna

Mari kita ingat
Seperti apa kau dulu
Masih begitu lugu
Dengan mata bersinar lembut
Ibarat buah, kau belum matang
Belum jadi selera
Aku rindu kau yang dulu
Mari, coba kita ingat
Seperti apa kau dulu
Teramat ramah
Dengan senyum bersahaja
Ibarat langit, kau sangat cerah
Tak ada tanda akan mendung
Aku cinta kau yang dulu
Mari, coba kita ingat lagi
Seperti apa kau dulu
Masih tak ada apa-apa
Tapi selalu jadi yang kurindu
Masih bukan siapa-siapa
Namun tetap jadi yang kucinta
Kau juga aku adalah kita
Kita akan bersama, bahagia
itu janjimu
Aku kan selalu setia
Selamanya, hingga waktunya tiba
itu janjiku
Setelah itu,
Mari kita lihat
Seperti apa kau sekarang
Kau rupanya semakin dewasa
Telah tau banyak hal
Tak lagi takut melawan congkaknya dunia
Aku dilupakan
Mari, coba kita lihat
Seperti apa kau sekarang
Begitu angkuh layaknya raja
Dengan senyum sinis penuh rasa bangga
Juga Kata yang luar biasa beretika
Aku dicampakkan
Mari, coba kita lihat lagi
Seperti apa kau sekarang
Masih tak ada apa-apa
Namun merasa sudah punya segalanya
Masih bukan siapa-siapa
Tapi berlagak paling Hebat di depan semua
Janji kau lupa, hanya omong kosong belaka
Yang setia kau buang, seperti boneka tak ada harga
Coba kau lihat lagi dirimu
Apa yang membuatmu merasa,
aku tak lagi pantas untukmu
Kau lukai banyak hati
Kau terlampau lupa diri
Kau perlu banyak berkaca
Kau masih sama
Masih tak ada apa-apa
Masih bukan siapa-siapa
Sadarilah segera
Karena ada saat dimana,
Kata Maaf takkan lagi berguna
Tak lagi berguna….
Halo dunia!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Come on my frowers…

Di depan sawah yang hampir menguning
Sajak-sajakmu
Membelai mesra cuping telingaku
Dan malam ini
Ia kembali menyapaku
Setelah sekian lama
Sang jarak membelah kita
Selamat datang, kawan
Mari kita berlayar kembali
Dilautan sajak cinta
Duhai alam, ternyata aku tak dapat menafikan keindahan yang memancar dari senyum, pesona, lembut tatap, apatah lagi keanggunan yang bertahta dalam dirinya.
Wahai Puspa, dengan gemerlap cahaya cinta, aku bersaksi betapa sempurnanya Sang Khalik menciptakanmu.
Bunga
kumohon
Cobalah kau cumbui perasaanku dengan mesra
Dengan sekilat mata
Kau dapat melakukannya
Karena hatiku
Tak lain seperti lilin


