
Aku rindu dalam kelambu membelenggu kaku
Aku raba kehampaan dengan jari jemari ku yang telah mati rasa
Langit saja kelabu, dengan kepakan kupu-kupu yang sayapnya terjal dan syahdu.
Tidak aku mendengar nada untuk harapan ku membumbung naik
Dan raga ku putih pucat terbujur gelisah, sendi-sendi pilu seperti mayat
Aku enggan menata langkah yang kemudian bersua, dia pun enggan.
Semilir angin mematahkan kemudian, aku takut.
Yang mempunyai mimpi, aku hanya ingin berkawan pada waktu.
Untuk aku melepas rindu seperti kematian di raga ku yang hidup.
Rindu membelai lembut menyelimutkan dongeng hampa
Dingin, tak ada kawan penanda dramatis untuk sekedar memeluk.
Mata kosong dan tak ada waktu melihat mata yang lain, selain dia pencuri jiwa.
Sepi, bahkan suara angin tak sedikitpun terdengar.
Katakan pada dia si pencuri jiwa, aku rindu.
I miss you!
Rindu dalam sepi

aku hanya seoang insan kecil yang tak berdaya
hanya mampu memeluk erat keindahan dalam kenangan
yang penah trjalin diantara kita..tapi kini sudah berbeda
terlarang sudah rinduku padamu..
kamu t’lah memiliki seseoang yang jauh lebih baik dariku..
mski aku terus memikirkanmu..
dalam kesendirian ku,ku coba mencari pelarian ku..
semakin qu jauh berlari.. semakin aqu teringat pada mu..
ingin qu ulangi lagi ucap kita yang pernah terucap antra kita dulu..
tapi itu tak kan mungkin.. karena kamu t’lah milik hati yang lain..
meski aqu slalu mnyayangimu,
di malam sunyi ini ku ta bs memejamkan mataku
dalam fikiranku
teringat wajahmu yang lembut
teringat dimana kita pertama kali bertemu
petemuan itu yang petama kali dan yang terakhir
malam ini pun aku mengenang hari itu
dimana aku bisa mengerti dan dimengerti
ku ta bisa melupakaan smua itu
dimalam ini aku berharap esok hari
kita akan bertemu lagi..
Saat aku terlelap dalam keletihanku
Ku pejamkan mata..
Saat ku menelusuri detak jantungku
Ku merenung..
Betapa banyak dosa-dosa
Yang menggores kehidupan
Betapa manusia mengelak
Kehidupan yang nista
Ku pejamkan mata..
Di saat ku sadar..
Bahwa hidup sangatlah singkat
Goresan kehidupan nista
Ku merenung..
Menyesali segala ketidak puasan
Menyesali perbuatan nista
Dan akan memperbaiki penyesalan
Saat gundah gelisah
Saat luka menggores perasaanku
Kau hadir sebagai pembalut lukaku
Saat kehancuran menyentuhku
Kau hadir sebagai penyelamat jiwaku
Saat kesedian menghampiriku
Kau hadir sebagai penyemangatku
Saat ego menguasai diriku
Kau hadir sebagai peredam amarahku
Saat kejenuhan menjamahku
Kau hadir sebagai penghiburku
Saat gundah gelisah menyelimutiku
Kau hadir sebagai penerang jiwaku
Saat bimbang mengganggu
Kau hadir sebagai penunjuk jalanku
Saat kegagalan menjatuhkanku
Kau hadir sebagai pembangkit ketegaranku
Saat ketakutan mengusik hidupku
Kau hadir sebagai penjaga dan pelindungku
Hingga kebahagiaan merabaku
Kau hadir sebagai pelengkap segalanya
Aku bersyukur padamu Tuhan
Kau hadirkan dia untukku
Disetiap cobaan hidupku
Dan mewarnai hidupku
Apa itu rindu?

Rindu… apakah itu rindu ?
Wahai semesta adakah yang tahu
Saat turunnya rindu…?
Terlahirkah ia bersama berputarnya waktu ?
Dan kini… kuhujat para pujangga
Darinya lahir syair pengharapan cinta
Oh… kekasih, kau boleh rajamlah jiwaku….
Karna jiwa ini masih juga menginginkanmu
Kumohon… hancurlah kau rindu
Agar hilang segala rasa dikalbu
Wahai cinta… bunuhlah rinduku
Agar aku bisa lupakan indahnya masalalu
Kekasih.. jika diammu adalah bentengmu
Maka ku mohon teruslah diam di situ
Agar rindu mengiris hatiku pilu
Upah dari segala khianatku
Luka rinduku
Selaksa penderitaan tak bertepi
kala arungi lautan cintamu…
Kemana pun kau kembarakan hatimu
tak gentarkan jiwaku tuk menepikanmu…
Bias…harapku menggantung….
kusadari warna diri memang berbeda,
namun ku tak dapat menutupi celah hasrat hati….kan terus ku coba raih jalinan ini.
Luka bkn brarti duka…
Tapi duka pasti kan membawa luka…
Cinta tak akan membuat kita terluka…
Tapi luka akan membawa kita pada cinta dalam duka…
Dalam setiap kehinangan hati
Hamba rindu dengan kasihmu
Hamba rindu dengan rengkuhan kasih-Mu
Lama hamba ini terbuai dengan kilaunya dunia-Mu
Dengan indahnya sajian yang semu
Robbi……….
Tuntun hamba tuk kembali pada-Mu
Bimbing hamba tuk bisa selalu sujud dikaki-Mu
Hamba ingin meraih bahagia menyembah-Mu
Hamba rindu saat saat bisa bersua dengan-Mu
Jemput hamba kembali
Kembali ke buaian Dzikir malam-Mu
Kembali ke nikmatnya melantunkan surat cinta-Mu pada hamba
Kembali dalam kenikmatan memuji,menyembah dan memuliakan-Mu
AMIN
malam yang dingin kulihati langit
ribuan bintang bertabur menghiasi langit
dari ribuan itu hanya satu yang terang
ku ingin meraih dan menggapaimu
tapi aku tak mampu…..
ku hanya bisa melihat indah cahayamu
yang begitu terang menyinari bumi.
begitu juga hatiku
dari sekian banyak teman cewek
kaulah yang paling pancarkan aura keindahan
tapiku tak bisa dan tak bisa
ku hanya bisa melihatmu
dan tebarkan senyum indahmu
yang mampu berikan nafas kehidupan
yang ada di sekitarmu
dan ku hanya bisa melihatmu tersenyum bersamanya
Puisi cinta adam kepada hawa
Hawa kekasihku
Rinduku telah melelehkan salju
dan senyummu melelehkan kalbu
Pewarna anganku
Jangan pernah percaya engkau terbuat dari tulang
rusukku
karena itu adalah mimpi kaumku
untuk selalu mendominasi hidupmu
Penggoda jiwaku
Jangan percaya begitu saja pada budaya dan agama
jika penindasan justru datang dari sana
Kebebasanmu adalah juga kebahagiaanku
karena aku tahu kau bisa bertanggung jawab atas
kebebasan itu
Jika bumi masih diijinkan berputar
dan jika matahari belum kehabisan bahan bakar
aku akan selalu berdampingan denganmu
seperti tangan kanan dan tangan kiri
satu ke depan, satu ke belakang
satu ke belakang, satu ke depan
Bangkitlah kekasihku
ulurkan tanganmu tuk mereka yang masih terbelenggu
oleh poligami, sirkumsisi, seksisme, maskulinisme
oleh tamparan, siulan, nakalnya pandangan, pingitan
Teriaklah pujaanku
lawanlah mereka yang membelenggumu
karena siapapun luruh oleh lembutnya suaramu
Fisik dan psikis kita berbeda
tapi itu bukan alasan untuk membeda2kan hak2 kita
Bersinarlah wahai bidadariku
Masa Patriarki harus diakhiri
Matriarki pun harus dicegah terjadi
Kita bersama bukan untuk saling menguasai
tetapi saling mengerti dan menyayangi
Perjalanan sejarah bukan “hisstory”
tetapi jangan pula “herstory”
lebih indah apabila “ourstory”
Puisi rindu

Rinai rintik hujan pertegas jarak rinduku
Berlari dengan langkah-langkah kecil
Ada decak… ada ragu…
Ada gontai dari langkah kecil yang tak tentu
Mengejar hembusan nafas harum nan lembutmu
Dan kala dendam rindu ini datang mendera
Bayangmu sesaat memaku segala gerakku
Mengalihkan mataku pada indah sudut matamu
Yang menampakkan butiran-butiran kasih sayang
Rinduku…
Bersangkar dalam hati yang tamaram
Di pagar waktu di jaga malam
Melagukan merdunya kepedihan
Bagian terindah dari kebahagiaan yang kita punya
Di sini… di jarak waktu ini
Aku menjadi pedih !
Mencari cahaya yang telungkup di balik bukit
Memutuskan satu nadi waktu
Menanti jiwamu yang tak ragu…
Belum kasip rinduku… hanya untukmu
Dari Jauh
Dari jauh, aku memandangmu
Lewat semua mata hatiku
Dari jauh, aku mengagumimu
Lewat semua kisah tentangmu
Dari jauh, aku mengkhayalkanmu
Tanpa peduli kata hatiku
Dari jauh, aku larut dalam suka citamu
Bagai bertemu air jernih dipadang tandus
Dari jauh, aku hanyut dalam dukamu
Bagi tersesat dalam mimpi buruk
Dari jauh, kukirim do’a untukmu
Do’a tulus, do’a tak bersyarat
Dari jauh, kulukis engkau dalam tidurku
Lewat beragam bunga tidurku
Dari jauh, aku titipkan hatiku padamu
Agar kau senantiasa setia padaku
Dirimu Satu…
Ada denting nada luka
Yang mengalun sepi di relung hati
Bila ingatan akan dirimu hadir mengusik
‘Tlah kucoba melangkah menjauh darimu
Melupakan beningnya tatap bola matamu
Sayangnya… aku tak pernah bisa
Akh… andai kau mau mendengar
Alun kidung rindu yang kucipta
Semua tentang kamu, hanya kamu !
Dalam Sepi
Disaat kusendiri
Teringat dirimu yang jauh disana
Apa kabarmu ?
Terbayang candamu
Yang selalu membuatku bahagia
Tiada rasa duka
Kasih percayalah
Cinta dan sayangku hanya untukmu
Walau jarak telah memisahkan kita
‘Tak perlu engkau resah
Yakinlah…
Kita akan bersama selamanya…
Harapku Tuhanku
Beri dia yang kucinta
Hati yang tabah
Agar selalu tegak berdiri
Menantang kerasnya hidup
Dan tolong bimbing dia
Selagi dia lupa
Karena jauh dan sepi
Amien….
Keyakinan Cinta
Dekaplah sayangku dan pejamkan matamu
Izinkalah kukecup bibirmu
Yang indah dan mempesona
Lepaskan rindumu yang tersimpan dihatimu
Biarkan hasrat cinta kita
Bersatu ‘tuk selamanya
Janganlah kau ragu akan cintaku
Yakinlah diriku milikmu selalu.
Rindu
Saat kutapaki jalan itu
Seakan kusadari ada dirimu
Berjalan disampingku, Bisu…
Saat kutatap langit biru
Kubayangkan angan dan mimpiku
Untuk selalu bertemu denganmu
Saat kudengar sebuah lagu
Kuinginkan nada dan irama musikmu
Kau dendangkan hanya untukku
Saat kumasuki tidur malamku
Kumimpikan kau dan aku menyatu
Lalu ingin kukatakan ;
” Kasih… Aku Rindu… “
” Pesan Buatmu Kekasih “
Di sini telah ku tulis
Berjuta-juta kesaksian
Tentang kita dan sketsa perjalanan
Namun cerita selalu tak pernah sempurna
Karena jarak terlalu jauh
‘Tuk di tempuh oleh anganan kita
Dan angananku telah kutitipkan padamu
Agar rindu itu ‘kan menyatu
Dalam kenyataan dan bukan khayalan
Serta angananku belaka
Nurani didinding hati hampir retak
Dekaplah aku yang erat
Agar kita tak terpisahkan
Hanya karena khayalan dan anganan
Adakah Kau Rasakan
Setiap mataku terpana padamu
Saat itu pula rasaku ‘tak menentu
Detak nadiku…
Goncangan dadaku…
Menghanyutkan ketenangan kalbuku
Kadang kusentak diriku
Kutarik pandangan yang terpaku
Kusadarkan jiwaku yang menggebu
Dan kukurung dalam terali hatiku
Karena bimbang dan ragu
Seribu tanya yang masih menghalau
Adakah kau seperti aku… ?
Gadis manis

Cintaku jauh disana
Gadis manis, sekarang lagi sendiri
Kini hari berlalu perlahan tanpamu disisi
Rambutnya yang panjang, yang pernah kubelai
Matanya yang indah, menusuk sepi
Kini wajah manisnya membelit rinduku
Rindu itu bagaikan bayangan
Wajah – wajah, tiba -tiba menyapa dalam diam
Lalu akupun menjadi semakin rindu
dihati kutulis kerinduanku
tentang kesetiaan dan ketulusan
tentang kesabaran dan pengharapan
milik cinta yang lembut dan setia
tak usah pendamkan rasa
dalam mencari saat bahagia
kalau sampai waktuku nanti
aku pasti kembali
untuk mempertanyakan lagi cintamu
bukan untukmu, bukan untuk siapa – siapa
tapi untuk diriku sendiri
karena aku sayang kamu
Hanya kerinduan, aku yang rindu

saat kau jauh dari mataku
aku merasa segalanya telah terbawa
oleh sejuta prasangka yang kian
terasa bahwa saat ini aku rindukan kamu
aku mengerti arti kerinduan ini
dan aku mengerti pula akan cinta ini
tetapi apakah kau merasakan
seperti yang aku rasakan saat ini
Ketika aku rindu
Inginku teriak
Inginku berkata “tidak”
Tapi hatiku berontak
Ketika aku rindu
Inginku terbang
Tapi sayapnya tlah hilang
Ditelan malam yang kelam
Ketika aku rindu
Inginku menangis
Tapi air mataku tlh habis
Ketika aku rindu
Inginku tertawa
Tapi hatiku terluka
Egokah aku…?
Sempurnakah aku…?
Hatikupun berkata “tidak”
Ketika rindu menderu
Ketika rindu menggebu
Ketika rindu menjemputku
Ketika rindu mengalun syahdu
Diiringi nyanyian yang menyentuh ruang kalbu..
Tiba-tiba…..
Rindu itupun..terhempas…terenggut…tercabut…
Terkulai..tak berdaya tak bisa apa-apa..
Biarlah rindu itu membelenggu
Biarlah rindu itu membeku
Biarlah rindu itu membisu
Biarlah rindu itu berteman dengan waktu
Entah sampai kapan
Tak seorangpun yang tahu
Tidak juga kau wahai bidadariku

Tak mampu bibir ini berucap
Sejuta kata untukmu,
Dan tak mampu hati ini
Meluahkan selautan rasa di hati ini,
Begitu besar badai rinduku untukmu sahabatku…
Tapi malam ini
Qu hanya bisa berucap “good night and happy nice dream”
Moga esok mentari masih bersinar saat kita meraih impian itu….
Sebuah kisah…
Takdir 2 umat manusia..
Bertemu tidak dapat saling memandang..
Dekat tidak dapat saling meraba..
2 Dunia berbeda..
Apa yang di hirup..
Apa yang berdegup..
Tubuh yang tampak..
Sebuah cinta..
2 Anak manusia itu
terpisah karena waktu
berdiri menunggu keajaiban
dengan berjuta harapan..
Pemandangan yang menganaskan..
Jadilah ia iblis kecil yang menangis..
dengan seribu kata terkutuk
Menjadi hakim atas kehilangannya
dan… itulah…
kisahku..
2 Anak munusia terpisah
takdir,ruang,& waktu
bertemu saat mata tertutup lelah.
Bercumbu di saat dunia menjadi maya
& di saat tersadar
itulah yang diketahui
Everything is gone
Everything is changes
Rest In Peace
My Love

Tentang kita dan romansa perjalanan cinta
Memang cerita kita tak sempurna
membuat Nurani didinding hati retak ternoda
Di sini telah ku tulis Berjuta Puisi
Selalu kulukis engkau dalam tidurku
Lewat beragam bunga tidur yang selalu menemaniku
Lewat semua kisah tentangmu, Lewat semua mata hatiku
Tanpa peduli kata hatiku yang selalu merindu dirimu
Ada denting nada luka sebuah simponi
melarut aku dalam dawai lagu indah mu
Yang mengalun sepi di relung hati
bila indahmu hadir menggoda kalbu nan membiru
Saat kutapaki jalan itu
Alun kidung rindu yang tercipta
Semua tentang kamu, hanya kamu
Kumimpikan kau dan aku menyatu
Cinta manis indah, menusuk sepi
dihati kutulis kerinduanku padamu
Karena aku mencintaimu sepenuh hati
Dan Kutitipkan hatiku padamu selalu
kekasih sejati untuk cinta ku
selalu mata ku melihat kebencian
dalam sepanjang jalan
yang bertaburan di dalam lukisan
mengubur semua kenangan
tak pernah berfikir ini anugrah
tak terbayang ini sebuah bencana
ini bukan cerita dalam kertas
melainkan air mata dalam sebuah gelas
yang terbendung dalam sebuah ruangan
yang melawan tabir dalam sebuah impian
tak terlepas dalam goresan kisah hidup
yang menaungi cerita malam yang kelam
cermin mentari datang tak berarti
semua tlah pergi….
melainkan berhenti sejenak
tersembunyi dalam benak….
tempat ku berdiri…
menjadi saksi…
hidupku kini….
yang tak pernah mati..
yang akan ku raih apa
yang ku ingin milki itu anugrah ku
yang ku impikan itu keyataanku yang ku nanti di sini….

dari waktu yang beku
kukirim padamu
seikat kata yang tak seperti dulu
angin bertiup terlalu kencang
lebah sudah terlalu asyik menghisap
dan hujan tak lupa dengan setia
mengirim jarum-jarum patah
menghapus hampir semua jejak langkah
daun-daun hijau itu berguguran
menyusul kelopak-kelopak yang berjatuhan
ke tanah basah akhir segala cerita
dari waktu yang beku
tetap kukirim untukmu
seikat kata yang tak seperti dulu
Halo dunia!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!