~: Jatuh Cinta & Pacaran

oleh Anef Cinta

~: Jatuh Cinta & Pacaran
~: Pasti teman-teman bilang, kenapa yang ditulis cinta lagi cinta lagi? hehehe.Tapi memang benar cinta itu indah lho teman-teman. Dengan cinta dunia terasa damai dan saya pencinta kedamaian. Baiklan disini saya ingin sharing tentang jatuh cinta dan pacaran kalau mungkin ada yang salah mohon diluruskan.
Cinta dan pacaran tentu saja dua hal yang berhubungan antara laki-laki dan perempuan.Pertanyaan mendasar yang patut diadukan dalam hal ini adalah: apakah jatuh cinta sama dengan pacaran? Atau tidak semua jatuh cinta berujung pada pacaran, walau sekecil apapun hubungan yang disebut pacaran itu? adakah pacaran yang tidak disertai cinta? lebih indah manakah jatuh cinta tanpa pacaran dengan jatuh cinta dengan pacaran? Atau kedua-duanya sangat indah? Hehe banyak banget ya pertanyaanya!!
Akan tetapi siapakah yang menemukan istilah" pacaran" ? Dalam benak saya sering mempertanyakan siapa yang pertama kali mempopulerkan pacaran? sama halnya dengan bertanya siapa penemu sayur-sayuran dan buah-buahan! Sekali lagi siapa yang mula pertama mempelopori pacaran? mungkin temen-temen ada yang bisa jawab?
Oke saya mencoba menjawab pertanyaan diatas. Tentu saja kita hanya bisa mampu mengatakan bahwa dia adalah laki-laki dan perempuan yang saling jatuh cinta, kemudian menemukan kenikmatan akan jalinan cinta diantara mereka. Yang penting diperhatikan adalah batasan dari kata "pacaran" itu sendiri. Apabila kita sudah mampu menetapkan definisi dari kata "pacaran" barulah kita bisa melacak proses terjadinya hubungan yang disebut dengan istilah pacaran. Bagaimana kalau kita menggunakan kamus besar bahasa indonesia, untuk menyelidiki makna kata ini. Saya menggunakan kamus ini, sebab kamus inilah yang dijunjung tinggi sebagai kamus "sah dan benar" dalam mendefisikan kata-kata.
Apa kata kamus bahasa indonesia tentang kata "pacar"? Artinya "pacar" adalah "kekasih" atau "teman lawan jenis yang tetap dan mempunya hubungan berdasarkan cinta kasih". Berpacaran adalah bercintaan, berkasih-kasihan. Memacari adalah mengencani, menjadikan dia sebagai pacar. JIka pacaran didefinisikan sebagai "bercintaan atau "berkasih-kasihan" tentu definisi semacam ini tidak bersifat menjelaskan dengan sendirinya, sebab semua orang bisa mempertanyakan apa hakekat dari "bercintaan" atau "berkasih- kasihan". kadang kamus kita itu lucunya setengah hidup setengah mati:). Dia memberikan makna terhadap satu kata, tetapi maknanya menimbulkan pertanyaan baru untuk mencari makna baru pula. Dan tampaknya, definisi tersebut, selain tidak mewakili apa yang kita cari, definisi tersebut juga sudah tidak lagi memadai dalam konteks kehidupan kita sekarang ini. Taruhlah bahwa pengertian pacaran adalah "teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta-kasih", Maka pengertian semacam ini tidak bisa diterima oleh fakta, sebab faktanya sekarang ini pacaran bukan hanya merujuk pada hubungan lawan jenis (laki-laki dan perempuan), tetapi juga sekaligus hubungan sesama jenis. Dikehidupan sekarang ini banyak hubungan cinta kasih (pacaran) antara laki dengan laki, perempuan dengan perempuan.gadis cinta Yang pertama kali di wakili oleh kelompok gay, sedangkan yang kedua diwakili oleh kelompok lesbian. Jika hubungan antara lawan jenis lazim si sebut hetereseksual, maka hubungan sesama jenis di sebut dengan istilah homoseksual. Dan yang terahir ini lah banyak diteriakan oleh berbagai kalagan untuk di "akui" atau "dilegalkan". Saya pribadi menganggap kata "pacaran" hakekatnya sama dengan kata "jiwa" Bagaimana jiwa hanya mampu dimengerti dan dipahami dari sisi gejala-gejalanya. Namun demikian, toh saya tetap yakin kalau kita mengerahkan energi intelektual setinggi mungkin, kita akan sampai pada kedalaman hakekat makna dari kata "pacaran' ini. Dengan demikian pacaran, pacaran bisa dikatakan sebagai hubungan antara dua subyek. Ini berarti pacaran hanya terjadi apabila dua subjek dipertemukan oleh sesuatu-yang sesuatu itu pada akhirnya nanti kita ketahui sebagai "cinta"
Dengan demikian, apakah pacaran sama dengan jatuh cinta? jawabanya bisa iya bisa juga tidak, "yA" sebab semua pacaran di awali dengan jatuh cinta. "TIDAK", sebab semua jatuh cinta tidak harus berpacaran.
Ditulis Oleh: ANEF CINTA
~:
Kategori: tentang cinta,
~: Dont forget add to bookmark and share this: www.ae.nu.mu

Visitor Ip: 202.3.213.130

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: