~: Mitos & get married

oleh Anef Cinta

~: Mitos & get married
~: Banyak orang yang mengatakan hal menakutkan tentang pernikahan, sehingga banyak pula orang mengurungkan niat untuk menikah. Padahal jika anda mengetahui bagaimana melaluinya, maka menikah adalah sesuatu hal yang menyenangkan.Ironisnya lagi, banyak mitos salah yang masih dipercayai dan mampu membuat orang enggan untuk menikah.
Mempercayai mitos berarti anda akan salah informasi dan membuat keputusan yang keliru. Saat anda keliru mengambil keputusan maka hasil yang didapat pasti akan salah. Jadi sebelum anda terjebak dalam mitos salah tentang pernikahan, sebaiknya ketahui kebenarannya dibawah ini.
Mitos pertama, untuk menikah, lelaki dan perempuan harus memiliki pemikiran, kebiasaan dan pandangan hidup yang sama. Anggapan ini salah besar. Karena secara fisik lelaki dan perempuan sudah diciptakan sebagai makhluk yang berbeda. Secara psikologis dan latar belakang kehidupannya pun berbeda jauh. Dengan pernikahan, diharapkan masing-masing pasangan bisa menyatukan perbedaan tersebut dalam satu tujuan. Melalui perbedaan tersebut maka anda berdua bisa saling belajar untuk memahami, bekerjasama, saling menghormati dan mendukung.
Mitos kedua, pertengkaran antara suami istri adalah tanda-tanda buruk menuju perpisahan. Tentu saja mitos ini salah. Karena dengan menikah, maka suami istri bisa bertengkar dengan bebas, tanpa resiko putus atau patah hati. Debat yang cukup sering justru jadi tanda 'hidupnya' sebuah pernikahan. Tapi ingatlah setiap pasangan pasti memiliki cara yang berbeda dalam memecahkan dan menyelesaikan permasalahan.
Mitos ketiga, menikah berarti memiliki teman kencan seumur hidup, memang benar. Tapi hal ini bukan suatu alasan seseorang untuk menikah. Memang setelah menikah anda akan mengetahui dengan siapa anda akan menghabiskan akhir minggu atau libur panjang lainnya. Suami atau istri tidak hanya siap menjadi teman di setiap saat. Tapi ia juga siap sebagai sahabat, meski berada di tempat yang tidak menyenangkan sekalipun.
Mitos keempat, pernikahan selalu menuntut romantisme. Cobalah anda berpikir secara rasional dan lihat kenyataan. Romantis bukan berarti anda harus selalu berdua kemana-mana atau bermesraan di depan orang banyak. Sebenarnya romantis bisa diwujudkan dengan cara sederhana seperti makan malam bersama, berlibur berdua atau berbagi cerita di peraduan.
Mitos kelima, menikah akan menjadikan pasangan dewasa, tentu saja hal ini benar. Lelaki bisa dikatakan dewasa apabila dia berani mengambil keputusan untuk menikah. Memang pernikahan tidak bisa langsung menjadikan anda lebih dewasa. Tapi pernikahan menuntut anda berdua untuk bertingkah dewasa dan membuat anda lebih bertanggung jawab pada urusan rumah, meski urusan yang sepele sekalipun.
Memang menikah bukan keputusan yang mudah karena pernikahan yang sukses membutuhkan kerja keras antara kedua belah pihak secara terus menerus. Intinya jangan pernah anda merasa terbebani saat memutuskan untuk menikah. Asalkan anda berdua bisa bekerjasama, memahami, saling menghormati dan mendukung satu sama lain maka semua masalah bisa diatasi dengan mudah. Jalani dan hadapi masalah bersama, dengan kepala dingin akan lebih baik lho…
~:
Ditulis Oleh : CS
Kategori : cinta, tentang wanita, tips cinta,
~:
~: more on www.ae.nu.mu :~

Visitor Ip: 202.3.213.130

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: