Awal cinta

oleh Anef Cinta

anef cinta Anang hermawan
Cinta pada pandangan pertama itu baru tahap jatuh cinta atau pesona pada ketertarikan fisik saja. Cinta seperti itu digolongkan dalam passionate love yang ditandai oleh rasa rindu yang hebat untuk bertemu. Berbeda true love yang lebih dewasa, sangat jauh dari emosi yang menggebu-gebu dan merupakan perpaduan antara rasa kasih sayang yang mendalam, pengertian, komitmen, dan keintiman. Ketertarikan atau pesona pada pandangan pertama bisa saja kemudian berubah dan berkembang menjadi true love setelah diikuti dengan proses berikutnya, yaitu perkenalan dan penjajakan.
Beda cinta dan sayang
Sebetulnya kedua hal ini adalah bagian yang berkaitan dengan perasaan, afeksi, dan emosi dalam kehidupan manusia. Keduanya adalah bagian penting yang dapat menenteramkan perasaan manusia. Hanya saja, masyarakat membedakan “cinta” itu untuk lawan jenis (cewek/cowok) dan “sayang” itu berlaku umum (ortu, saudara, teman, atau sahabat). Jika pembagiannya demikian, cinta itu mengandung unsur erotis atau gairah, sementara rasa sayang umumnya tidak mengandung erotis atau passion.
Dampak cinta bagi kita
Cinta memiliki dampak positif dan negatif dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, cinta sebetulnya membutuhkan kematangan agar cinta dapat bermakna positif bagi kehidupan kita.

  • Banyak problema cinta yang cenderung menguras energi dan emosi kita seperti: putus, naksir sepihak, ngelaba alias selingkuh, dan konflik dengan pacar atau ortu. Pengalaman ini bisa mendukung kita menjadi lebih matang, atau malah sebaliknya jika belum siap, bisa menyebabkan kita menjadi kurang produktif seperti melamun, malas bergaul, prestasi menurun, dan sebagainya.
  • Perasaan cinta bisa mendukung perubahan perilaku yang progresif. Cinta kadang-kadang dapat memotivasi kita untuk bertingkah laku lebih baik, misalnya seseorang yang tadinya malas belajar jadi rajin belajar, rajin gaul, dan ikut aktivitas positif lainnya.
  • Sebaliknya, perasaan cinta juga dapat membuat seseorang malah menunjukkan perilaku yang regresif, ketergantungan pada orang lain, atau melakukan hal-hal negatif yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Misalnya mulai berani berbohong sama ortu dan sebagainya.
  • Belajar mengenal dan menerima orang lain dalam kehidupan pribadi.
  • Jika tak kuat iman, kita bisa terjebak melakukan hubungan seksual sebelum waktunya.
  • Banyak berfantasi (melamun) yang jika dilakukan berlebihan merupakan tindakan memanjakan diri.

Nah, kita sudah siap mencintai seseorang? Selamat menikmati adukan rasanya. Apa pun perasaan yang melanda kita saat pacaran, itu adalah proses yang mendewasakan dan menyenangkan. Have fun!

One Comment to “Awal cinta”

  1. hu’um bang,,
    aq setuju sama km🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: