Bagaimana sebenarnya?

oleh Anef Cinta

anef cinta Dessy Kharisma
Hey, sebenarnya bagaimana?
Tunggu, katamu.
Jelas aku menurutimu.
Bahkan untuk berkedip pun aku tak mau.
Aku takut melewatkanmu meskipun sekejap mata.
Hey, sebenarnya bagaimana?
Haruskah aku mengulur asa lebih dan lebih lagi demi mendapati wujudmu?
Haruskah aku terus memintal benang-benang rindu hingga mampu menyelimuti jagat raya?
Oh ayolah, aku tak lelah menunggu wujudmu di sini.
Tapi bayangmu yang membuatku berlari ke setiap sudut bumi.
Mungkin kau sedang tertawa di sana melihat ketololanku,
yang bersedia menunggumu hingga rapuh kuali rindu habis kukuras.
Hey, sebenarnya bagaimana?
Atau mungkin kau ingin kita seperti dongeng yang diceritakan ibu kepada anak-anaknya?
Kau ingin aku menunggumu sembari memejamkan mataku,
lalu 100 tahun kemudian kau akan membangunkanku dan akhirnya aku mendapati wujud nyatamu?
Hey, sebenarnya bagaimana?
Aku yang terlalu rapi menunggumu.
Atau kau yang sedang berjalan tidak ke arah ku, wahai kau penoreh waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: