Siapa bilang aku mendekatimu karena Uang?

oleh Anef Cinta

anef cinta
Kadangkala bagi mereka yang ber-uang kadangkala kedekatan seseorang dan kebaikan seseorang kepadanya disalahartikan karena dirinya memiliki harta yang berlebih. Ya disinilah bahayanya. Karena tidak semua orang mendekati, berbaik hati, dan menemani seseorang yang ber-uang hanya karena hartanya. Banyak sekali yang melakukan semua itu karena memang kebaikan. Bukan apa-apa, tidak untuk sebuah pengharapan yang berlebihan. Karena kadang-kadang manusia ber-uang sangat menakutkan hingga sebagian kalangan menengah ke bawah tidak berani mendekatinya, sekadar sadar diri. Mungkin cerita Cinderella akan menjadi inspirasi dan menjadi motivasi tetapi ketahuilah jika engkau orang yang ber-uang, uang tidak menjadi dasar sebuah kebaikan, bukan karena pengharapan yang berlebihan seseorang mendekatimu. tetapi smeua kebaikan dan perhatian adalah memang sebuah perhatian. Lihatlag sosok yang tidak membuka pengharapan tetapi selalu melakukan perhatian untukmu, karena memang hanya kebaikan untukmu yang menjadi tujuannya, bukan karena uangmu. Uangmu hanyalah ukuran yang membuatnya membiarkanmu melancarkan startegi politik cinta, karena kebaikan tidak emmbutuhkan balasan bahkan sekadar kesadaran.
Jika kau takut karena orang lain lebih ber-uang darimu dan orang yang kau inginkan perhatian juga dari kalangan yang sama. Janganlah kau takut untuk berbuat kebaikan. Mungkin pula tak usah kau hadirkan pengharapan yang tinggi di saimping kebaikanmu karena itu hanya akan mengaburkan kebaikanmu. Baiknya, teruskanlah kebaikanmu dan jaga hatimu, jika dia jawaban untukmu kau tak perlu memaksa keadaan. Teruskanlah

    Aku baru menyadari ternyta kebutuhan dan cinta berbeda
    Aku mengartikan ini cinta tapi engkau mengartikan ini ‘hanya’ kebutuhan
    dua sisi yang sangat jauh berbeda
    entah aku yang salah atau kau yang jahat
    Selama ini aku melupakan kamus bahasa Indonesia
    Aku tidak akan mengulanginya lagi
    jika Alqur’an adalah gudang semua isyarat Allah SWT maka aku akan memegang erat kamus bahasa setelah aku keluar dari ruang religiku agar aku juga tidak salah mengartikan isyarat dari manusia
    Tapi ketahuilah selama ini bukan karena kebutuhan aku melakukan semuanya tetapi semua didasari dalam dalam sini, dari dalam hati bukan emosi bukan pula dari sis ragaku tapi jiwaku.andai kau mau berdiam sejenak dan melihatku! Aku kecewa
    Tuhan, jika kau ijnkan aku berdoa, lindungilah aku dan orang-orang yang benar-benar mencintaiku dari setan dari segala wujudnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: