>Bukan berarti tidak bisa disatukan

oleh Anef Cinta

>anef cinta PuspaKonsep cinta antara
pria dan wanita
memang berbeda.
Namun, bukan berarti
tak bisa disatukan.
Karena sesungguhnya,
justru perbedaan itu
lah yang membuat
mereka saling
melengkapi.
Sejak kecil, kita sudah
diajarkan untuk
mengenal cinta,
walapun
penerapannya
berbeda setelah kita
menginjak dewasa.
Itulah sebabnya,
mengapa pengertian
cinta antara pria dan
wanita, pada akhirnya
juga berubah dan
berbeda. Nah, seperti
apakah perbedaan
cinta di mata pria dan
wanita?
Wanita:
cinta=perhatian
Pria:
cinta=kepercayaan
Salah satu tanda cinta
bagi wanita adalah
perhatian. Kita
senang memberi
sekaligus menerima
perhatian. Sekecil apa
pun perhatian yang
diberikan pasangan,
kita akan merasa
istimewa dan dicintai.
Misalnya, dikirimi SMS
setiap hari, meski
pesannya hanya
uapan selamat pagi
atau selamat tidur.
Sementara buat para
pria, yang menyamai
arti perhatian adalah
kepercayaan. Pria
menganggap jika
pasangan yang
dicintainya
memberikan
kepercayaan penuh
padanya, itu berarti
sang kekasih meyakini
bahwa ia telah
melakukan yang
terbaik bagi mereka
berdua. Para pria tak
suka dibanjiri SMS.
Apalagi jika pesannya
berisi, “Kamu di
mana?” Selain
mengganggu, pesan
ini seolah
menunjukkan kita tak
memercayainya.
Wanita: butuh
pengertian
Pria: butuh
penerimaan
Selain perhatian, hal
lain yang kita
butuhkan dalam
hubungan adalah rasa
dimengerti. Kaum pria
memang sulit
memahami kita.
Namun, mereka
punya cara untuk
mengatasinya. Banyak
pria diberi
kemampuan
mendengarkan keluh
kesah kita tanpa
menghakimi. Ia juga
dapat memeberikan
empatinya. Sikap pria
yang lebih mudah
memahami ini bukan
didapat dari
mengetahui pikiran
atau perasaan
seorang wanita. Ini
karena pria selalu
berusaha
mengumpulkan
makna-makna dari
apa yang dia dengar
dan dia lihat untuk
membenarkan apa
yang disampaikan
kekasihnya.
Sementara, wanita
yang kadang tidak
berdaya mengubah
kekasihnya akhirnya
dengan penuh cinta
menerima Si Dia apa
adanya. Dan, inilah
yang membuat pria
merasa bahagia dan
sangat dicintai.
Wanita: ingin
dihormati
Pria: ingin dihargai
Kita akan merasa
dihormati bila pria
menanggapi dengan
mengakui dan
mengutamakan hak-
hak, harapan dan
kebutuhan-kebutuhan
kita. Jika tingkah laku
Si Dia selalu
mempertimbangkan
pikiran-pikiran dan
perasaan kita, pasti
kita akan merasa
senang dan dihormati.
Betul, kan?
Sedangkan bagi pria,
penghargaan atau
dihargai merupakan
reaksi alami terhadap
perasaan didukung.
Jika usahanya
dihargai, pria akan
tahu bahwa usahanya
tidak sia-sia. Nah, hal
ini bisa mendorong
pria untuk bisa
berbuat lebih banyak.
Pria yang merasa
dihargai secara
otomatis lebih
bersemangat dan
terdorong untuk lebih
menghormati
pasangannya.
Wanita: butuh
kesetiaan
Pria: lebih butuh rasa
kagum
Diakui atau tidak,
ketika sedang jatuh
cinta kita selalu ingin
pasangan berada di
sisi kita, kalau perlu
24 jam penuh. Ini
menandakan kita
memang sangat
menginginkan dan
mengagungkan
kesetiaan. Nah, kaum
pria merasa bila si
pasangan mengagumi
dan menghormati
hak-haknya, dengan
ikhlas ia akan
membaktikan diri dan
menyanjung si
pasangan.
Sebaliknya, jika
wanita diperlakukan
sebagai sosok yang
terpenting dalam
kehidupan pria
tercintanya, maka
kita akan dengan
mudah memberikan
kekaguman pada
pasangan.
Wanita: mengharap
ketegasan
Pria: mengharap
persetujuan
Setiap pasangan yang
akan memulai
hubungan, biasanya
akan menunjukkan
sikap persetujuan dan
ketegasan. Sebagai
contoh, kita selalu
membutuhkan
ungkapan rasa cinta
dan sayang yang
diutarakan lewat
kata-kata. Kita
membutuhkan kata
“jadian” terucap
dengan jelas, tegas
dan langsung sebagai
bukti keabsahan
hubungan.
Sementara pria
merasa dengan kata
“mau”, atau
anggukan, atau
ungkapan persetujuan
lain dari kita sudah
cukup menunjukkan
bahwa kita bersedia
menjalin hubungan
bersamanya.
Nah, setelah pria
menerima persetujuan
yang dibutuhkan, dia
akan jadi lebih mudah
untuk menghargai
perasaan kita.
Sedangkan kita akan
merasa lebih dicintai
jika pria yang kita
cintai memberikan
pengasan secara
berulang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: